UMP secara aktif merambah teknologi berdampak tinggi – BERITA Saya ONLINE

(Dr. Yousry Zein El Din)

oleh Ezrin Muhammad

Kuala Lumpur – Universiti Malaysia Pahang (UMP) menyelaraskan kembali inisiatif yang memungkinkan penelitian, inovasi industri, dan pemasaran melalui Sasaran Strategis 2 dan 3 di bawah Rencana Strategis UMP 2021-2025.

Menurut Wakil Rektor Universitas, Prof. kakek dr. Yuserrie Zainuddin, UMP akan memberikan pelatihan kepada industri dengan menggunakan keahlian dan teknologi UMP termasuk menjalin kerjasama dengan industri untuk meningkatkan kemampuan teknis.

“Inisiatif ini akan dilaksanakan melalui tata kelola hibah dan penyediaan dana serta hibah berdampak tinggi baru dengan tujuan tertentu seperti menghasilkan ide-ide baru dan beradaptasi dengan transformasi digital melalui Revolusi Industri 4.0.

“Sebanyak 20 hibah pengembangan produk telah dibuat untuk menghasilkan prototipe atau produk fungsional dengan menggabungkan keahlian peneliti in-house dengan bahan-bahan yang ada di pasaran,” katanya dalam sebuah pernyataan, di sini, hari ini.

Ditambahkannya, UMP sejauh ini membuktikan telah mendapatkan kepercayaan dari industri swasta untuk kerjasama ketika menerima dana sebesar RM1,5 juta, meningkat 77 persen dibandingkan tahun 2020 yang berjumlah RM360.000.

Pada saat yang sama, Yuserrie mengatakan pihaknya bertujuan untuk meningkatkan komersialisasi produk dan layanan teknis dengan menciptakan perusahaan fakultas kewirausahaan untuk memasarkan produk-produk buatan UMP (pengusaha) dan memberikan layanan ahli kepada industri.

“Riset dan pengembangan (R&D) memainkan peran penting dalam keberhasilan jangka panjang universitas dan dapat diterjemahkan ke dalam pertumbuhan ekonomi masing-masing.

“Pemerintah juga tidak ketinggalan dalam mendorong strategi pertumbuhan dan kegiatan penelitian dan pengembangan yang dapat menghasilkan ilmu pengetahuan dan nilai ekonomi agar negara terus bersaing dalam perekonomian global,” ujarnya.

-Akhir-

Read More :   Seorang pekerja menolak untuk menyumbangkan hari libur kepada seorang rekan dengan putrinya yang sakit, mendapat kebencian dari seluruh kantor, bertanya-tanya apakah dia seorang komik