Tips merawat tanaman indoor agar tetap segar dan tumbuh subur

Tanaman indoor memang sudah mampu mempercantik dan memberikan pesona baru pada ruangan. Untuk itu, berbagai tanaman yang cocok ditempatkan di dalam ruangan saat ini sangat populer dan banyak beredar.

Memiliki tanaman indoor atau tanaman indoor membutuhkan perawatan dan perhatian ekstra. Tidak seperti tanaman luar ruangan, tanaman dalam ruangan hampir sepenuhnya bergantung pada kesabaran pemiliknya untuk mengurus hal-hal dasar seperti air, sinar matahari, dll.

Tidak ada yang salah dengan hal ini, apalagi tanaman indoor bisa membantu mengangkat mood saat berada di rumah seharian. Memiliki pemandangan hijau di dalam rumah dapat menciptakan suasana damai yang berguna untuk menekan stres.

Berikut adalah beberapa tips untuk merawat tanaman indoor Anda agar tetap dalam kondisi baru dan juga tumbuh benar-benar hijau

Tips pertama untuk merawat tanaman indoor adalah memilih media tanam yang tepat. Media tanam terbaik untuk tanaman indoor adalah yang tidak dinodai, yaitu campuran sphagnum moss, vermikulit/perlit, dan kompos dalam proporsi yang sama.

Selain itu, Anda juga harus memilih pot yang sesuai untuk menanam tanaman indoor ini. Jaga juga agar tanah di dalam pot tetap lembab. Penting untuk memastikan bahwa tanah tidak terlalu basah atau terlalu kering dan ada lubang drainase di pot tanaman.

Tips merawat tanaman indoor yang kedua adalah selalu memperhatikan konsumsi air. Anda tidak ingin tanaman dalam ruangan memiliki “kaki basah”, atau istilah yang menggambarkan akar tanaman yang tetap tergenang air selama berhari-hari di bagian bawah pot.

Kebutuhan air tanaman dapat dinilai dengan uji berat. Ambil wadah tanaman dan lihat berapa beratnya; Semakin ringan, semakin banyak air yang dibutuhkan tanaman. Namun, perlu juga dicatat bahwa kebanyakan tanaman hias lebih suka berada dalam kondisi agak kering daripada merendamnya dalam air.

Read More :   VARVARA VELEGANINA 23 JULI 2022

Anda bisa menyiram tanaman indoor sekali atau dua kali seminggu, tergantung kebutuhan tanaman. Siram tanaman secara perlahan hingga air yang masuk merembes keluar dan mengalir keluar dari saluran pembuangan. Ini adalah tanda bahwa tanaman indoor Anda mendapatkan cukup air.

Anda juga dapat membeli botol semprotan air untuk membasahi dedaunan tanaman indoor sesekali di siang hari agar tanaman tetap segar.

Tips merawat tanaman indoor yang ketiga adalah dengan memperhatikan pencahayaan. Cahaya sama pentingnya dengan air bagi tanaman. Semua tanaman membutuhkan cahaya untuk melakukan proses biologis yang diperlukan.

Sementara semua tanaman membutuhkan cahaya untuk tumbuh, beberapa jenis tanaman membutuhkan lebih sedikit cahaya daripada yang lain. Pikirkan kembali habitat alami mereka dan bayangkan semak-semak yang lebih gelap di mana tanaman ini tumbuh subur. Jenis tanaman ini menerima cahaya yang disaring tetapi terus berkembang.

Tanaman hias biasanya membutuhkan cahaya tinggi (enam jam atau lebih per hari), cahaya sedang (empat hingga enam jam per hari), atau cahaya rendah (kurang dari tiga jam per hari). Tanaman akan membutuhkan cahaya langsung yang terang (sinar matahari dari jendela yang menghadap ke selatan) atau cahaya tidak langsung atau terfilter (sinar matahari melalui tirai atau cahaya dari lampu).

Jika tanaman tidak mendapatkan cahaya yang mereka butuhkan, mereka tidak akan mati, tetapi mereka akan berhenti menghasilkan pertumbuhan baru.

Tips keempat untuk merawat tanaman indoor adalah dengan memberikan pupuk tepat waktu. Meskipun tanaman berfotosintesis untuk memproses gula yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup, mereka juga membutuhkan bentuk makanan yang lebih langsung untuk melakukan proses pertumbuhan.

Menggunakan pupuk pada tanaman hias Anda akan membantu memastikan bahwa mereka tetap tumbuh subur, subur, dan sehat. Makanan ini dapat ditambahkan langsung melalui pupuk yang larut dalam air.

Read More :   Perbedaan etika dengan contoh (lengkap)

Pupuk granular umumnya harus diterapkan setiap beberapa bulan, sedangkan pupuk yang larut dalam air harus diterapkan setiap dua minggu atau lebih. Baca petunjuk pada pupuk tertentu untuk melihat apa yang direkomendasikan.

Tips kelima untuk perawatan tanaman indoor adalah memastikan tanaman mendapatkan suhu yang tepat dan aliran udara yang baik. Hampir semua tanaman hias membutuhkan suhu setidaknya 55 derajat Fahrenheit untuk bertahan hidup. Jauhkan tanaman dari daerah berangin di musim dingin. Semakin hangat suhunya, semakin baik untuk tanaman indoor.

Aliran udara juga sangat penting untuk menjaga tanaman dalam ruangan tetap sehat. Hal ini dapat dengan mudah dicapai dengan menjalankan kipas angin di dalam rumah untuk menjaga sirkulasi udara. Di sisi lain, udara yang tenang dapat menyebabkan sejumlah penyakit pada tanaman indoor. Gunakan lap untuk menyeka daun tanaman hias sesekali untuk mencegah penumpukan putih dan lapisan debu yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka.

Jika tanaman Anda berada di lokasi yang cerah, penting untuk memberikan siklus teratur atau siklus mini untuk memastikan pertumbuhan yang merata. Jika Anda membayangkan “wajah” tanaman menghadap ke sumber cahaya utama, putar tanaman seperempat putaran setiap minggu untuk membantu memastikan pertumbuhan yang merata.