Informasi Terbaru Harga Cyclone Turbine Ventilator (Aluminium & Stainless Steel) – Daftar Harga & Tarif 2022

Pada beberapa bangunan seperti tempat tinggal, pabrik, restoran, dll biasanya dilengkapi dengan turbin ventilator yang berguna untuk memperlancar sirkulasi udara. Ventilator turbo adalah perangkat yang mirip dengan kipas angin atau kipas angin langit-langit yang menghisap udara panas dan debu, dan berfungsi sebagai ventilasi. Ada yang berbahan aluminium atau stainless steel, harganya rata-rata jutaan rupiah.

kipas turbin (sumber: olx)
kipas turbin (sumber: olx)

Cara kerja ventilator dengan turbin pada dasarnya mirip dengan kincir angin, karena alat ini menggunakan seluruh energi angin. Ventilator turbo menawarkan sejumlah keunggulan, di antaranya lebih hemat biaya karena tidak menggunakan listrik, bebas biaya perawatan, dan juga dapat beroperasi 24 jam sehari.

Di pasaran sudah banyak bermunculan merk turbo ventilator, salah satunya yang paling populer adalah Cyclone turbo ventilator. Merk buatan Jepang ini diklaim mampu memantulkan cahaya hingga 71 persen, dan mampu meredam suara hingga 15dB, menggunakan bahan stainless cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia Tahan lama dan fleksibel Proses pemasangan cepat dan mudah Tahan benturan atau bahan kimia Dan terbuat dari bahan berkualitas. Selain itu, dari segi harga, Cyclone turbo-ventilator cukup bersaing dengan merek sejenis.

Saat ini, kipas turbin Cyclone terdiri dari diameter corong yang berbeda dan tersedia dalam berbagai profil aluminium dan baja tahan karat. Berikut kami berikan informasi terbaru mengenai harga dan spesifikasi kipas turbin Cyclone yang saat ini dijual di pasaran lokal.

Harga Turbin Ventilator Cyclone Aluminium

Ketik Turbin Ventilator Cyclone Sesuaikan harga
L-45 Aerator Turbin Spiral Diameter corong 18 inci (45 cm), bahan aluminium, bantalan full stainless steel, made in Japan, dimensi 75 x 68 x 68 cm, berat 4,5 kg – 8,5 kg, kapasitas hisap 62,47 m3 per menit Rp 715.000
L-60 Tudung Turbin Spiral Diameter corong 24″ (60 cm), bahan aluminium, bantalan full stainless steel, buatan Jepang, dimensi 100 x 86 x 86 cm, berat 8,5 kg – 13,5 kg, kapasitas hisap 108,79 m3 per menit 1.280.000 rupiah
L-75 Kipas Ventilasi Siklon Diameter corong 30 inci (75 cm) terbuat dari aluminium Bantalan full stainless steel buatan Jepang Dimensi 120 x 100 x 100 cm Berat 13,5 kg – 19,5 kg Kapasitas hisap 157,95 m3 per menit 2.100.000 rupiah
L-90. kap mesin ekstraktor turbin Corong dengan diameter 36 inci (90 cm) terbuat dari bahan aluminium dengan kapasitas beban penuh dari stainless steel buatan Jepang, dimensi 140 x 130 x 130 cm, berat 19,5 kg – 27 kg, kapasitas hisap 225,79 m3 per menit 200.000 rupiah
Tudung ekstraktor turbin sekrup L-105 Diameter Corong 42 inci (105 cm), Aluminium, Bantalan Stainless Steel Penuh, Buatan Jepang, Dimensi 148 x 134 x 134 cm, Berat 21 kg – 30 kg, Kapasitas hisap 267,87 m3 per menit 700.250 rupiah
Read More :   Pembom yang membunuh Shinzo Abe ingin membuat bom

Dibandingkan dengan penawaran sebelumnya, harga turbin aluminium Cyclone ventilator di pasaran saat ini cenderung lebih tinggi. Misalnya, L-45 Cyclone Turbine Ventilator yang semula dijual Rp 700 ribu kini menjadi Rp 715 ribu. Demikian pula, harga aerator siklon turbin L-60 telah meningkat dari Rs 900.000 menjadi Rs 1,28 juta.

Cyclone turbo ventilator (sumber: uvcool.net)
Cyclone turbo ventilator (sumber: uvcool.net)

Harga Turbin Ventilator Cyclone Stainless Steel

Ketik Turbin Ventilator Cyclone Sesuaikan harga
L-60 Tudung Turbin Spiral Diameter corong 24 inci (60 cm), bahan stainless steel, full bearing stainless steel, made in Japan, dimensi 100 x 86 x 86 cm, berat 8,5 kg – 13,5 kg, kapasitas hisap 108,79 m3 per menit 1.000.000 rupiah
L-45 Aerator Turbin Spiral Diameter corong 18 inci (45 cm), bahan stainless steel, bantalan full stainless steel, made in Japan, dimensi 75 x 68 x 68 cm, berat 4,5 kg – 8,5 kg, kapasitas hisap 62,47 m3 per menit 1,550.000 Rupiah
L-75 Kipas Ventilasi Siklon Diameter corong 30 inci (75 cm), bahan stainless steel, bantalan full stainless steel, made in Japan, dimensi 120 x 100 x 100 cm, berat 13,5 kg – 19,5 kg, kapasitas hisap 157,95 m3 per menit 2.800.000 rupiah
L-90. kap mesin ekstraktor turbin Diameter corong 36 inci (90 cm), bahan stainless steel, bantalan full stainless steel, made in Japan, dimensi 140 x 130 x 130 cm, berat 19,5 kg – 27 kg, kapasitas hisap 225,79 m3 per menit 100.000 rupee
Tudung ekstraktor turbin sekrup L-105 Diameter corong 42 inci (105 cm), bahan stainless steel, bantalan full stainless steel, made in Japan, dimensi 148 x 134 x 134 cm, berat 21 kg – 30 kg, kapasitas hisap 267,87 m3 per menit Rp4.500.250
Read More :   Akun Instagram Yuzvendra Chahal telah diretas, obrolan pribadi dengan istri Dhanashree menjadi viral

Jika dibandingkan dengan penawaran sebelumnya, harga baling-baling turbin stainless steel Cyclone di pasaran saat ini sedang dipantau fluktuasinya. Misalnya, Ventilator Turbin Cyclone L-45 yang semula dijual seharga Rs 950.000, kini telah meningkat menjadi Rs 1,55 juta. Sementara itu, harga L-60 Cyclone Turbine Ventilator turun dari Rp 1,45 juta menjadi Rp 1 juta. Perlu diingat bahwa harga dari Cyclone turbo ventilator yang tersedia di setiap dealer mungkin berbeda.

Cara memasang kipas turbin

  • Ukur pada sudut kemiringan, rumah atau bangunan lain di mana kipas turbin akan dipasang.
  • Gunting cerobong besi menyesuaikan kemiringan atap Anda.
  • Tentukan posisi pemasangan di permukaan.
  • Bor lubang 55cm (sesuaikan diameter turbin) di titik pemasangan.
  • Pasang cerobong asap di atas lubang yang Anda pasang menggunakan braket/leher ventilator di cerobong asap.
  • Untuk sentuhan akhir atau finishing, Anda bisa menempelkan paku dan lem sealant di bagian bawah sisi ventilator yang menempel di langit-langit.
  • Jangan lupa untuk menyesuaikan kipas ventilasi turbin yang sudah terpasang, dan pastikan bekerja secara optimal.

Jika Anda membutuhkan lebih dari satu turbin, Anda harus menyesuaikan jarak turbin dan diameter ventilator. Anda harus ingat bahwa Anda harus menghindari pemasangan turbin di area di mana balok dipotong karena dapat merusak atap bangunan.

[Update: Ditta]