Hattan Marah Karena Beberapa Pihak Ingin Mengkritik Lagu Ning Baizora – Beritaku ONLINE

Penyanyi ‘otai’, Datuk Hatan, mengkritik beberapa pihak yang mengkritik kualitas suara Ning Baizora melalui rekaman video yang viral, belum lama ini.

Menurut Hattan, tidak pantas untuk membungkam penampilan penyanyi berdasarkan video viral untuk memberi kesan bahwa penyanyi tersebut gagal membawakan lagunya sendiri.

Hattan atau nama aslinya, Muhammad Shukri Shahabuddin, 57 tahun, bersimpati dengan nasib Ning. Hattan percaya bahwa tidak ada artis yang sengaja ingin menodai citra dan kredibilitasnya sebagai penyanyi.

“Saya tidak suka melihat orang membantai dan menggertak Ning. Apakah Anda ingat dia bernyanyi seperti itu dengan sengaja? Saya kira tidak. Kadang-kadang, mereka (penyanyi) juga tidak mau.

“Saya melihat video Ning. Sedangkan saya, ketika kita mencapai usia tertentu, dia kehilangan ‘suara kepala’ itu. Oleh karena itu, Ning perlu berkonsultasi dengan guru vokal untuk memulihkan kekuatan vokalnya.

“Saya tidak menyalahkan Ning. Mungkin Ning terlalu lelah. Yang saya baca, Ning menyanyikan 20 lagu selama empat malam berturut-turut.

“Maafkan dia..ketika penyanyi melahirkan, sulit untuk bernyanyi seperti biasa,” katanya mengomentari video klip viral yang menunjukkan Ning menyanyikan lagu populernya, Oan Turbelo, di sebuah tempat hiburan yang baru-baru ini dikritik oleh netizen.

Hattan tidak menutup kemungkinan pengaruh usia dan kelelahan terhadap penampilan masing-masing penyanyi. Bahkan, Hattan pernah menghadapi situasi serupa ketika kualitas nyanyiannya terputus saat emosinya menguasai.

Oleh karena itu, Hattan menyarankan setiap penyanyi termasuk veteran untuk terus belajar teknik vokal dan menjalani hidup yang sehat.

“Saya perokok, tapi saya berhenti merokok sekitar tiga bulan sebelum suksesnya Hattan 35 Years Journey Concert Juni lalu.

“Saya juga berolahraga dan berenang setiap hari. Selain itu, saya berlari delapan hingga sepuluh kilometer setiap hari sebelum konser.”

Read More :   DAFTAR Sony, iPhone, ZTE, Huawei, Samsung, LG tidak dapat mengakses WhatsApp mulai 1 November 2021, periksa alasannya

Hattan mengatakan, dia merujuk mentornya Datuk M Nasir di sisi kontrol suara.

“Juga, hindari makanan berlemak sebelum naik panggung. Saya juga berdoa setiap hari agar Tuhan memberi saya kekuatan,” katanya saat media presentasi film terbarunya, Jadis Golubo the Movie, di sebuah pusat perbelanjaan di Petaling Jaya.

Merinci keikutsertaannya dalam komedi tersebut, Datuk Hattan mengaku puas dengan menghidupkan karakter Atan.

“Awalnya saya memberikan gambaran berat salinan yang menampilkan budaya Negeri Sembilan. Ada banyak adat yang ingin saya tambahkan.

“Namun, sutradara CL Hore mengatakan kepada saya bahwa saya tidak dapat membuat film yang berat karena hanya orang-orang dari Nigeria Sembilan yang akan menontonnya,” katanya.

Hattan puas dengan Gadis Jolobu yang dianggapnya sebagai Bujang Lapok versi modern yang dibintangi oleh mendiang Tan Sri B Ramli.

Hattan berterima kasih kepada produser Zebra Studios yang memunculkan idenya untuk memproduksi film tersebut.

“Saya berharap film-film ringan akan mudah untuk ditonton. Penonton akan terhibur karena logat bicara Negeri Sembilan membuat film ini lucu.”

Gadis Jolobu dibuat setelah kesuksesan lagu Duet Hattan dengan WARIS, Gadis Jolobu yang ditonton hampir 10 juta kali di YouTube.

Film kolaborasi Zebra Studio Sdn Bd dan Hiburan Luar Biasa yang disutradarai oleh CL Hor telah bertemu penonton di bioskop mulai hari ini.

© Berita Harian